Pada Kamis, 12 Februari 2026, suasana penuh khidmat menyelimuti kegiatan Tarhib Ramadan yang diselenggarakan di Sekolah IT Tahfizh Al-Fatih. Kegiatan ini menghadirkan Dr. H. Edi Azhar, S.Ag., M.Pd.I. sebagai pembicara utama. Beliau dikenal sebagai Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Ketua Umum IKMI Wilayah Kota Pekanbaru, Pengurus Harian MUI Kota Pekanbaru, Founder dan Komisaris Utama PT ABI Tour and Travel, serta Komisaris Utama PT Berkah Cempaka Khansa.

Acara dipandu oleh Ust. Ilham Dwitama Haeba, Ph.D., selaku Kepala SMAIT Tahfizh Al-Fatih. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pembina Yayasan, H. Anthon Yuliandri, S.E., M.M., serta seluruh kepala sekolah dari setiap unit di lingkungan Yayasan Ayo Indonesia Mengaji. Kehadiran para pimpinan yayasan dan unit pendidikan semakin menegaskan keseriusan kegiatan ini sebagai bagian dari pembinaan karakter dan spiritualitas di lingkungan sekolah.

Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk edukasi dan pembinaan spiritual bagi peserta didik dalam menyambut bulan suci Ramadan. Dalam tausiyahnya, Dr. H. Edi Azhar menyampaikan berbagai pesan yang inspiratif dan memotivasi. Beliau menekankan pentingnya membangun karakter, memperkuat spiritualitas, serta menanamkan nilai-nilai sosial dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu pesan yang disampaikan adalah, “Jika kamu ingin menjadi kaya, maka kuncinya adalah berbakti kepada kedua orang tua, menafkahi keluarga, bersedekah, dan menunaikan zakat.”
Tidak hanya membahas aspek spiritual, beliau juga mengulas tentang kepemimpinan berdasarkan pengalaman dan kiprahnya di dunia politik. “Pemimpin bukan soal siapa yang paling pintar, tetapi siapa yang siap menjadi pemimpin. Tidak semua orang pintar siap menjadi pemimpin,” tuturnya.
Selain itu, beliau turut membagikan kisah perjalanan hidupnya sejak masa kecil hingga meraih kesuksesan saat ini. Pengalaman tersebut disampaikan sebagai bentuk motivasi agar peserta didik Al-Fatih mampu mengambil pelajaran dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan semakin interaktif melalui sesi tanya jawab bersama peserta didik dan para guru. Seluruh pertanyaan dijawab secara lugas dan komunikatif, sehingga menambah antusiasme peserta.
Secara keseluruhan, kegiatan Tarhib Ramadan ini tidak hanya bertujuan memperdalam pemahaman keislaman, tetapi juga memperkokoh karakter, menanamkan kepedulian sosial, serta mempersiapkan diri dan hati dalam menyambut bulan suci Ramadan. Diharapkan, kegiatan ini mampu menumbuhkan dorongan untuk meningkatkan keimanan, memperbanyak amal kebaikan, serta membangun pemahaman yang lebih matang tentang kehidupan bermasyarakat dan kepemimpinan./Cut Syafira